Jumat, 22 Maret 2019

Mengenal 6 Bahan-Bahan Baju gamis


Mengenal 6 Bahan-Bahan Baju gamis

Baju gamis menjadi pakaian yang paling diminati oleh semua kalangan khususnya wanita muslimah. Baju model gamis tidak mengharuskan kita untuk mencari baju atasan maupun bawahan, karena baju ini sudah menjadi satu kesatuan.Modelnya pun beragam, mulai dari yang polos hingga bercorak.
Selain model, kita juga sering memperhatikan bahan gamis yang akan dipakai. Konon bahannya itu sendiri menjadi salah satu faktor penentu harga gamis. Gamis dengan kualitas yang bagus sudah pasti dijual dengan harga yang mahal. Sebaliknya, gamis dengan kualitas biasa saja dijual dengan harga yang tidak terlalu mahal.
Namun bagaimanapun juga, kita menginginkan kenyamanan dalam memakai gamis. Bahkan kita rela mengeluarkan kocek lebih demi mendapatkan gamis dengan bahan yang berkualitas. Saking banyaknya jenis bahan dan model yang ada di pasaran, kita jadi dibuat bingung mana saja gamis yang harus dipilih, karena harga gamis yang mahal belum tentu cocok dengan kenyamanan kita.
Untuk itu, agar kita mengetahui mana saja bahan-bahan yang biasa dipakai untuk baju gamis, simak ulasan berikut ini.

1.      Kain Jersey
Kain jersey memiliki bahan yang tebal, elastis, dan mudah jatuh sehingga cocok untuk dibuat gamis. Kain jersey ini tidak menerawang dan memberikan kesan dingin ketika dipakai, sehingga ketika dipakai untuk beraktifitas tidak akan terasa gerah. Kain jersey ini akan terlihat lebih indah jika dipadukan dengan kain brukat.

2.      Kain Wolfis
Kain wolfis ini sering disebut kain arab. Kain ini memiliki tekstur yang lembut dan adem ketika dipakai, sehingga nyaman ketika dipakai untuk beraktivitas. Selain teksturnya yang lembut, kain ini pun memiliki ketebalan yang pas sehingga tidak akan menerawang untuk dipakai kegiatan sehari-hari maupun acara resmi.

3.      Kain Satin
Kain ini merupakan sejenis bahan kain sutra yang terbuat dari serat polyester. Satin ini terkenal dengan kainnya yang mengkilap dan terkesah mewah, sehingga gamis dengan kain ini biasanya digunakan untuk pergi ke acara-acara resmi atau ke acara-acara pernikahan. Namun bahan ini tidak dapat menyerap keringat dengan baik, sehingga tidak cocok bagi kita yang banyak aktifitas di luar.

4.      Kain Sutra Cina
Karena kain sutra ini terbuat dari bahan sutra yang ditenun secara sederhana, maka kainnya pun memiliki tekstur yang halus, lembut, dan adem juga memberikan efek nyaman pada baju gamis.

Saking halusnya, kita harus ekstra hati-hati dalam menyetrikanya. Bahan sutra adalah bahan yang tidak terlalu kuat menahan panas, sehingga disarankan untuk menyetrikanya dengan suhu panas yang rendah.

5.      Kain Sifon
Bahan sifon cenderung licin dan terlihat kaku ketika dilipat, namun banyak orang yang masih tertarik dengan bahan ini karena dapat dijadikan bahan gamis yang biasanya dilapisi bahan furing. Bahannya yang tipis cenderung memberikan kesan mewah dan cantik. Jika dirasa masih terlalu menerawang, kita bisa menggunakan manset atau dalaman lainnya.

6.      Kain Katun
Kain yang satu ini terbuat dari serat kapas alami. Kain ini banyak digunakan sebagai pilihan pakaian termasuk gamis. Salah satu kelebihan dari kain ini adalah tidak mudah kusut dan memiliki daya serap keringat yang baik, sehingga nyaman untuk digunakan khususnya bagi kita yang senang beraktifitas di luar. Motif dari kain katun pun beragam, ada yang polos, garis-garis, kotak-kotak, floral, atau abstrak.

Itulah beberapa bahan yang sering digunakan untuk membuat baju gamis. Sekarang kita tidak perlu bingung untuk memilih bahan gamis mana yang sesuai untuk kenyamanan kita.

0 komentar:

Posting Komentar