Minggu, 23 Juni 2019

Tanda-Tanda Bayi Mengalami Alergi Detergent


Tanda-Tanda Bayi Mengalami Alergi Detergent

Kini orang tua bisa menemukan produk detergent khusus baju bayi dengan mudah di pasaran. Namun, mengapa baju bayi harus dicuci dengan detergent khusus? Apakah detergent ini sangat penting atau orang tua bisa mencuci baju bayi dengan detergent biasa saja? Mungkin salah satu alasannya adalah demi menghindarkan bayi dari kemungkinan alergi detergent.

Alergi Detergent pada Bayi

Bayi yang memiliki kulit sensitif bisa mengalami alergi dari benda-benda yang ada di sekitarnya, tak terkecuali pakaian yang sehari-hari si kecil kenakan. Misalnya saja saat Anda memakaikan pakaian yang terbuat dari serat wol atau polyester yang kasar dan panas saat digunakan, kulitnya akan langsung bersentuhan dengan kain dan mungkin bisa menyebabkan gatal-gatal.

Selain karena jenis bahan kain, ternyata detergent yang digunakan untuk mencuci pakaian juga bisa memicu timbulnya alergi pada kulit bayi. Hal ini bisa terjadi karena residu bahan kimia aktif yang ada pada detergent biasa yang masih menempel pada serat pakaian dan membuat kulit teriritasi. Ada beberapa tanda bahwa sang buah hati Anda mengalami gejala alergi detergent yaitu:

·         Kulitnya gatal-gatal
·         Muncul tanda kemerahan pada beberapa bagian kulit.
·         Pada kondisi lebih parah, kulit bisa mengalami peradangan atau pembengkakan.

Cara Mengatasi Alergi Detergent pada Bayi

Jika bayi Anda sudah terlanjur mengalami reaksi alergi detergent, Anda bisa melakukan pengobatan seperti:

1.     Kurangi Reaksi Alergi

Anda bisa memeriksakan bayi ke dokter untuk mendapatkan resep obat pereda alergi. Kemungkinan dokter akan memberikan resep obat antihistamin dan juga krim kortikosteroid untuk menyembuhkan dan meredakan alergi.

2.     Cegah Agar Kulit Tidak Teriritasi

Agar kulit yang sedang gatal dan kemerahan tidak iritasi parah, Anda bisa mengoleskan lotion dengan bahan alami calamine yang bisa mengobati gatal-gatal.

3.     Kompres Kulit dengan Es Batu

Untuk meredakan reaksi gatal, panas, atau pedih pada kulit, Anda bisa mengompres bagian tersebut dengan es batu. Namun jangan terlalu lama, karena mungkin saja bayi belum kuat dengan suhu dingin dari es.

4.     Gunakan Detergent untukBaju Bayi

Agar reaksi alergi tidak terulang kembali, sebaiknya Anda menggunakan sabun cuci khusus untuk pakaian bayi yang bebas pewangi dan pemutih. Kandungan bahan kimia pada detergent bayi lebih aman dibandingkan detergent biasa.



0 komentar:

Posting Komentar